Total Tayangan Halaman

Selasa, 10 Juli 2012

Kepingan Cinta lalu

Price: Rp 38.000
Ask a question about this product

Penulis: Helga Rif
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 328 hlm
Penerbit: Bukuné
ISBN: 602-220-058-X
Harga: Rp38.000,-

Aku telah melangkah melewati beribu-ribu jarak, beribu-ribu hari, membawa ruang kosong di hatiku. Cinta telah kutitipkan pada masa lalu, tetapi aku masih menyimpan sehela harapan masa depan bersamamu. Aku masih ingat hangat jemarimu di pipiku, membawakan getar hidup yang hilang bersama langkahmu yang menjauh.

Lalu, hari ini, kau tiba-tiba berdiri di hadapanku, menatapku lekat, seolah membiarkanku membaca gurat-gurat kisah yang selalu kau sembunyikan. Aku hanyut dalam diam; seketika mengulang kembali sebuah kisah cinta dalam benakku. Kau, aku masih sangat mengenalimu meski beribu-ribu masa telah menyamarkan wajahmu—juga mengenali cinta, dan luka dalam langkah kita dulu….

Kali ini, apakah hanya cinta yang kau bawakan untukku? Dan, apakah kau berharap aku menyambutmu dalam peluk hangat dan isak penuh kerinduan? Tapi, aku takut cinta seperti pelangi—yang indah terlihat, tetapi ternyata hanyalah ilusi.

Dan, aku khawatir ketika mendapatimu hanya terdiam. Apakah kau pun mulai ragu dengan cinta, cinta yang kau bawakan kemarin untukku?

Rabu, 14 Desember 2011

Next Project

Sudah 1 bulan novelku beredar di pasaran. Beberapa komentar yang masuk atau di dengar olehku kebanyakan mereka senang dengan alur cerita yang aku buat, terharu dengan kisah cinta Karina, jatuh cinta pada Yuda, dll. Ada beberapa juga yang menginginkan dibuat sekuen nya karena penasaran dengan kehidupan Karina berikutnya. Ada pula yang mengharapkan agar novelku di film kan. Untuk komentar yang kurang berkenan....kok gak ada yang menyampaikan ya? Hanya saja banyak pertanyaan...kok sad ending sih?

Well...sekarang aku sedang membuat sebuah cerita yang sebenarnya hampir sama dengan banyak kisah di novel-novel yang sudah ada. Tetapi sekali lagi, aku menggunakan istilah orang pertama di cerita ini. Disitu kelebihan sekaligus kekuranganku. Aku ingin orang mengerti bagaimana perasaan mendalam yang dialami oleh sang tokoh. Sang tokoh utama saja.

Saat ini masih bisa dibilang bahwa ceritaku masih jauh dari finish, tetapi entah mengapa, aku menyukai kisahku yang kali ini padahal sebelumnya aku sudah membuat dua cerita dan bahkan hampir mendekati tamat, tidak berlanjut dengan baik. Belum waktunya kali ya?
Doakan semoga yang kali ini berjalan lancar ya....

Senin, 28 November 2011

Dua Cinta, Satu Kebahagiaan

Dua Cinta, Satu Kebahagiaan

menemukanmu“Dia memelukku. Aku balas memeluknya erat, merasa nyaman dan penuh dengan rasa bahagia dalam pelukan pria ini. Kami bertemu dan jatuh cinta. Arya mampu membuatku merasa menjadi wanita paling cantik di dunia, membuatku merasa dilindungi.”

Begitulah cinta yang Karina rasakan terhadap Arya—pria yang ditemuinya di pesawat menuju Bali. Awalnya, pria itu memang terkesan biasa saja, bahkan menyebalkan karena sering bertanya. Namun seiring berjalannya waktu, sikap romantis dan perhatian yang diberikan Arya mampu mengubah segalanya.

Karina dan Arya saling jatuh cinta. Layaknya pasangan lain, mereka begitu bahagia menjalankannya. Sayangnya, apa yang terjadi kemudian membuat kisah cinta mereka harus berakhir. Menyisakan kepedihan dan sakit hati yang mendalam bagi Karina.

Di sisi yang berbeda
Karina, Astrid, dan Yuda sudah bersahabat sejak lama. Melihat Karina bersedih, tentu membuat kedua sahabatnya turut bersedih. Simpatik datang dari kedua sahabatnya. Begitu pun dengan cinta.

Ya, Yuda memang telah lama memendam cinta kepada Karina. Melihatnya terpuruk karena cinta memunculkan kembali keinginan Yuda untuk membahagiakan Karina. Membuatnya nyaman dan merasa tenang di sisi Yuda.

Sebisa mungkin, Yuda akan selalu berada di sisi Karina. Mendengarkan keluh kesahnya, merasakan kesedihannya, menghiburnya, dan mendukungnya.

Akankah Karina melupakan Arya dan menggantinya dengan cinta yang baru? Ataukah Karina akan berpaling pada Yuda dan memulai semuanya dengan penuh cinta?

Romantis, mengharukan, dan menyentuh hati. Menemukanmu karya Helga Rif seolah mengantarkan imajinasi kita kepada pencarian seseorang akan cinta yang sempat hilang. Novel terbitan Bukuné ini membuat kita ‘tersihir’ dengan sisi romantisme yang ditawarkan Pulau Bali dan kota Paris.

Meski demikian, kisahnya juga menyadarkan kita akan arti seseorang yang begitu mencintai dan kita cintai. Mengajarkan kita akan rasa cinta dan kehilangan. Semua itu bahkan bisa terjadi dalam satu waktu secara bersamaan.

Jumat, 11 November 2011

Menemukanmu

Price: Rp 32.500
Ask a question about this product

Penulis: Helga Rif
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: iv + 252 hlm
Penerbit: Bukuné
ISBN: 602-220-015-6
Harga: Rp 32.500

Bertemu denganmu membuatku berpikir, "Ya, kamulah orang yang aku tunggu untuk bersisian denganku dalam perjalanan ini."

Kisah perjalanan kita akan berwarna, dan bahkan mungkin kita akan mampu sampai ke ujung pelangi itu. Aku dan kamu, kita diciptakan untuk bersama. Begitulah yang dijanjikan sebuah kisah cinta, bukan?

Kamu tahu, aku jatuh cinta kepadamu. Namun, mengapa mengingatmu juga terasa menyakitkan, mengapa mengingat kisak cinta kita membuatku harus menengadah agar air mata tak jatuh berderai bagai gerimis di luar jendelaku?

Kita hanya jatuh cinta, tak ada yang salah, bukan? Ataukah cerita kita ini bukan sebuah kisah cinta? Terkadang, aku tak tahu mana yang harus aku percaya.

Menemukanmu, dalam sebuah kisah cinta—akan selalu membuat kita bahagia. Ya, kita hanya pertu percaya.




Sabtu, 29 Oktober 2011

Selesai sudah perjuanganku di ajang pemilihan Fun Fearless Female majalah Cosmopolitan 2011. Aku hanya sampai di semifinalis, tidak berhasil lolos ke final.

Tetapi tidak mengapa, karena dengan terpilihnya sebagai semifinalis saja, berarti sudah mengalahkan 756 peserta dari seluruh Indonesia.

Ada beberapa komentar yang ditujukan untukku sehubungan dengan hal ini. Antara lain : "Nggak masalah menang atau tidak, buat saya kamu adalah fun fearless female.". Ada juga "Kamu adalah fun fearless female nomer satu untuk anak-anak dan suamimu.".

So sweet....

Terima kasih atas suport yang telah diberikan oleh suami tercinta, anak-anakku tersayang dan semua teman-teman yang memberikan dukungannya kepadaku. Perjuanganku tidak hanya terhenti sampai disini untuk yang lain. Masih banyak yang ingin aku lakukan untuk kehidupanku yang masih panjang ini. Aku tidak akan berhenti berkarya, karena Tuhan memberiku bakat yang luar biasa dalam hidupku. Amin!

Sabtu, 15 Oktober 2011

“Menemukanmu….dalam sebuah kisah cinta”

Itu adalah judul baru untuk novelku yang berjudul awal “Unseen Love”
Bagus kan?
Menurutku itu keren. Walaupun sempat juga aku berpikir akan mengajukan judul “Arti Dirimu” atau “Anugerah Terindah”. Tapi judul itu ternyata mampu memberikan sebuah rasa penasaran yang besar akan bagaimana ceritaku yang sesungguhnya. I like it.

Dan ini adalah cover novelku :


Warnanya cerah ya? Warna orange, warna favorit suamiku.
Semoga banyak yang suka. I hope...

Selasa, 04 Oktober 2011

Fun Fearless Female 2011

Fun Fearless Female

Apa sih yang ada di benakmu kalau mendengar kata-kata itu?
Yang ada di benakku adalah seorang wanita mandiri yang menjalani hidup dengan penuh semangat. Dalam benakku, mereka adalah salah satunya misalnya, adalah seorang pengusaha muda yang bergerak di bidang mode, atau seorang jurnalistik yang melanglang ke seluruh Indonesia untuk meliput berbegai kejadian yang unik, atau bahkan seorang mahasiswa yang sangat peduli terhadap keadaan bumi dan lingkungannya sehingga mengkampanyekan slogan go green dalam setiap kegiatannya.

Bagiku....menjadi semi-finalis FFF majalah Cosmopolitan thn 2011 adalah sebuah kesempatan dan pengalaman yang sangat menyenangkan.
Ketika majalah Cosmopolitan meneleponku untuk memberitahukan bahwa aku masuk menjadi salah satu semi-finalis FFF 2011, yang terbayang di benakku adalah...aku dinilai pantas untuk masuk karena aku berbeda, punya kelebihan. Tapi apa?
Entahlah...yang pasti setelah meluangkan waktu, meninggalkan kedua anakku di Bali, aku terbang ke Jakarta ditemani suami untuk datang interview dan melakukan sesi pemotretan di majalah Cosmopolitan.

Pengumuman siapa yang berhak masuk menjadi finalis FFF masih 1 bulan lagi, entah apakah aku akan kembali ke Jakarta untuk karantina sebagai salah satu finalis atau tidak, yang pasti, aku senang karena ternyata apa yang sudah aku lakukan dalam hidup ini membawa atau dinilai positif
oleh beberapa orang.